Monday, 22 June 2015

10 KEBOHONGAN DI BISNIS MLM SEMOGA BERMANFAAT

10 Kebohongan Dalam Bisnis Multi Level Marketing (MLM) Silahkan Debat...



Ini saya dapat dari teman, Silahkan Debat dengan Positif, jangan emosi, Karena jika anda emosi, maka pernyataan ini BENAR.

Sebelum anda memutuskan untuk bergabung dengan MLM yang menawarkan produk, janji, propaganda, mimpi yang indah, kekayaan, kenyaman hidup, prestise, kemewahan, tamasya, kendaraan mewah, penghasilan yang luarbiasa, tamasnya keliling dunia, dan lain – lain. Ada baiknya anda simak kebohongan dibalik Multi Level Marketing.

Kebohongan No. 1:
MLM adalah bisnis yang menawarkan kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan banyak uang dibandingkan dengan bisnis lain maupun pekerjaan lain.

Kebenaran:
Bagi hampir semua orang yang menanamkan uang, MLM berakhir dengan hilangnya uang. Kurang dari 1% distributor MLM mendapatkan laba dan mereka yang mendapatkan pendapatan seumur hidup dalam bisnis ini persentasenya jauh lebih kecil lagi. Cara pemasaran dan penjualan yang tidak lazim menjadi penyebab utama kegagalan ini. Namun, kalau toh bisnis ini lebih berkelayakan, perhitungan matematis pasti akan membatasi terjadinya peluang sukses tersebut. Tipe struktur bisnis MLM hanya dapat menopang sejumlah kecil pemenang. Jika seseorang memerlukan downline sejumlah 1000 orang agar dia memperoleh pendapatan seumur hidup, maka 1000 orang downline tadi akan memerlukan sejuta orang untuk bisa memperoleh kesempatan yang sama. Jadi, berapa orang yang secara realistis bisa diajak bergabung? Banyak hal yang tampak sebagai pertumbuhan pada kenyataannya adalah pengorbanan distributor baru secara terus-menerus. Uang yang masuk ke kantong elite pemenang berasal dari pendaftaran para pecundang. Dengan tidak adanya batasan jumlah distributor di suatu daerah dan tidak ada evaluasi tentang potensi pasar, sistem ini dari dalamnya sudah tidak stabil.

Kebohongan No. 2:
Network marketing (pemasaran mengandalkan jaringan) adalah cara baru yang paling populer dan efektif untuk membawa produk ke pasar.Konsumen menyukai membeli produk dengan cara door-to-door.

Kebenaran:
Jika anda mengikuti aktivitas andalan MLM berupa penjualan keanggotaan secara terus-menerus dan mengamati hukum dasarnya, yakni penjualan eceran satu-satu ke konsumen, anda akan menemukan sistem penjualan yang tidak produktif dan tidak praktis. Penjualan eceran satu-satu ke konsumen merupakan cara kuno, bukan trend masa depan. Penjualan secara langsung satu-satu ke teman atau saudara menuntut seseorang untuk mengubah kebiasaan belanjanya secara drastis.
Seseorang pasti mendapatkan bahwa pilihannya terbatas, kerap kali membayar lebih mahal untuk sebuah produk, membeli dengan tidak nyaman, dan dengan kagok mengadakan transaksi bisnis dengan teman dekat atau saudara. Ketidak-layakan (unfeasibility) penjualan door-to-door inilah yang menjadi alasan kenapa pada kenyataannya MLM merupakan bisnis yang terus-terusan menjual kesempatan menjadi distributor.

Kebohongan No. 3:
Di suatu saat kelak, semua produk akan dijual dengan model MLM. Para pengecer, mall, katalog, dan sebagian besar pengiklanan akan mati karena MLM.

Kebenaran:
Kurang dari 1% dari keseluruhan penjualan dilakukan melalui MLM dan banyak volume dari penjualan ini terjadi karena pembelian oleh para distributor baru yang sebenarnya membayar biaya pendaftaran untuk sebuah bisnis yang selanjutnya akan dia tinggalkan. MLM tidak akan menggantikan cara-cara pemasaran yang sekarang ada. MLM sama sekali tidak bisa menyaingi cara-cara pemasaran yang lain. Namun yang lebih pasti, MLM melambangkan program investasi baru yang meminjam istilah pemasaran dan produk. Produk MLM yang sesungguhnya adalah keanggotaan (menjadi distributor) yang dijual dengan cara menyesatkan dan membesar-besarkan janji mengenai pendapatan. Orang membeli produk guna menjaga posisinya pada sebuah piramid penjualan. Pendukung MLM senantiasa menekankan bahwa anda dapat menjadi kaya, jika bukan karena usaha keras anda sendiri maka kekayaan itu berasal dari seseorang yang tidak anda kenal yang mungkin akan bergabung dengan downline anda, atau istilah orang MLM “big fish”. Pertumbuhan MLM adalah perwujudan bukan dari nilai tambahnya terhadap ekonomi, konsumen, maupun distributor, namun lebih merupakan perwujudan dari tingginya ketakutan ekonomi dan perasaan tidak aman serta meningkatnya impian untuk menjadi kaya dengan mudah dan cepat. MLM tumbuh dengan cara yang sama dengan tumbuhnya perjudian dan lotere.

Kebohongan No. 4:
MLM adalah gaya hidup baru yang menawarkan kebahagiaan dan kepuasan. MLM merupakan cara untuk mendapatkan segala kebaikan dalam hidup.

Kebenaran:
Daya tarik paling menyolok dari industri MLM sebagaimana yang disampaikan lewat iklan dan presentasi penarikan anggota baru adalah ciri materialismenya. Perusahaan-perusahaan besar Fortune 100 akan tumbang sebagai akibat dari janji-janji kekayaan dan kemewahan yang disodorkan oleh penjaja MLM. Janji-janji ini disajikan sebagai tiket menuju kepuasan diri. Pesona MLM yang berlebihan mengenai kekayaan dan kemewahan bertentangan dengan aspirasi sebagian besar manusia berkaitan dengan karya yang bernilai dan memberikan kepuasan untuk sesuatu yang menjadi bakat dan minatnya. Singkatnya, budaya bisnis MLM membelokkan banyak orang dari nilai-nilai pribadinya dan membelokkan aspirasi seseorang untuk mengekspresikan bakatnya.

Kebohongan No. 5:
MLM adalah gerakan spiritual.

Kebenaran:
Peminjaman konsep spiritual (kerokhanian) seperti kesadaran akan kemakmuran dan visualisasi kreatif untuk mengiklankan keanggotaan MLM, penggunaan kata-kata seperti “komuni” untuk menggambarkan kelompok penjualan, dan klaim bahwa MLM merupakan pelaksanaan prinsip-prinsip Kristiani atau ajaran-ajaran Injili adalah penyesatan besar dari ajaran-ajaran rokhani. Mereka yang memusatkan harapan dan impiannya pada kekayaan dalam doa-doanya jelas kehilangan pandangan akan spiritualitas murni sebagaimana yang diajarkan oleh semua agama yang dianut umat manusia. Penyalahgunaan ajaran-ajaran spiritual ini pastilah pertanda bahwa penawaran investasi MLM merupakan penyesatan. Jika sebuah produk dikemas dengan bendera atau agama tertentu, waspadalah! “Komunitas” dan “dukungan” yang ditawarkan oleh organisasi MLM kepada anggota baru semata-mata didasarkan pada belanjanya. Jika pembelanjaan dan pendaftarannya menurun, maka menurun pula “komuni” tersebut.

Kebohongan No. 6:
Sukses dalam MLM itu mudah. Teman dan saudara adalah prospek. Mereka yang mencintai dan mendukung anda akan menjadi konsumen anda seumur hidup.

Kebenaran:
Komersialisasi ikatan keluarga dan persahabatan yang diperlukan bagi jalannya MLM adalah unsur penghancur dalam masyarakat dan sangat tidak sehat bagi mereka yang terlibat. Mencari keuntungan dengan memanfaatkan ikatan keluarga dan kesetiakawanan sahabat akan menghancurkan jiwa sosial seseorang. Kegiatan MLM menekankan pada hubungan yang mungkin tidak akan bisa mengembalikan pertalian yang didasarkan atas cinta, kesetiaan, dan dukungan. Selain dari sifatnya yang menghancurkan, pengalaman menunjukkan bahwa hanya sedikit sekali orang yang menyukai atau menghargai suasana dirayu oleh teman atau saudara untuk membeli produk.

Kebohongan No. 7:
Anda dapat melakukan MLM di waktu luang. Sebagai sebuah bisnis, MLM menawarkan fleksibilitas dan kebebasan mengatur waktu. Beberapa jam seminggu dapat menghasilkan tambahan pendapatan yang besar dan dapat berkembang menjadi sangat besar sehingga kita tidak perlu lagi bekerja yang lain.

Kebenaran:
Pengalaman puluhan tahun yang melibatkan jutaan manusia telah menunjukkan bahwa mencari uang lewat MLM menuntut pengorbanan waktu yang luar biasa serta ketrampilan dan ketabahan yang tinggi. Selain dari kerja keras dan bakat, MLM juga jelas-jelas menggerogoti lebih banyak wilayah kehidupan pribadi dan lebih banyak waktu. Dalam MLM, semua orang dianggap prospek. Setiap waktu di luar tidur adalah potensi untuk memasarkan. Tidak ada batas untuk tempat, orang, maupun waktu. Akibatnya, tidak ada lagi tempat bebas atau waktu luang begitu seseorang bergabung dengan MLM.
Dibalik selubung mendapatkan uang secara mandiri dan dilakukan di waktu luang, sistem MLM akhirnya mengendalikan dan mendominasi kehidupan seseorang dan menuntut penyesuaian yang ketat pada program-programnya. Inilah yang menjadi penyebab utama mengapa begitu banyak orang tenggelam begitu dalam dan akhirnya menjadi tergantung sepenuhnya kepada MLM. Mereka menjadi terasing dan meninggalkan cara-cara hubungan yang lain.

Kebohongan No. 8:
MLM adalah bisnis baru yang positif dan suportif mendukung) yang memperkuat jiwa manusia dan kebebasan pribadi.

Kebenaran:
MLM sebagian besar berjalan karena adanya ketakutan. Cara perekrutan selalu menyebutkan ramalan akan runtuhnya model-model distribusi yang lain, runtuhnya kekokohan ekonomi Amerika, dan sedikitnya kesempatan di bidang lain (profesi atau jasa). Profesi, perdagangan, dan usaha konvensional terus-menerus dikecilkan artinya dan diremehkan karena tidak menjanjikan “penghasilan tak terbatas”. Menjadi karyawan adalah sama dengan perbudakan bagi mereka yang “kalah”. MLM dinyatakan sebagai tumpuan terbaik terakhir bagi banyak orang. Pendekatan ini, selain menyesatkan kerapkali juga menimbulkan dampak menurunkan semangat bagi orang yang ingin meraih kesuksesan sesuai visinya sendiri tentang sukses dan kebahagiaan. Sebuah bisnis yang sehat tidak akan menunjukkan keunggulannya dengan menyajikan ramalan-ramalan buruk dan peringatan-peringatan menakutkan.

Kebohongan No. 9:
MLM merupakan pilihan terbaik untuk memiliki bisnis sendiri dan mendapatkan kemandirian ekonomi yang nyata.

Kebenaran:
MLM bukanlah self-employment (usaha mempekerjakan sendiri) yang sejati. “Memiliki” keanggotaan distributor MLM hanyalah ilusi. Beberapa perusahaan MLM melarang anggotanya memiliki keanggotaan MLM lain. Hampir semua kontrak MLM memungkinkan dilakukannya pemutusan keanggotaan dengan gampang dan cepat. Selain dari putus kontrak, downline dapat diambil alih dengan berbagai alasan. Keikutsertaan dalam MLM menuntut orang untuk meniru model yang ada secara ketat, bukannya kemandirian dan individualitas. Distributor MLM bukanlah pengusaha (enterpreneur), namun hanya pengikut pada sebuah sistem hirarki yang rumit di mana mereka hanya punya sedikit kendali.

Kebohongan No. 10:
MLM bukan program piramid karena ada produk (barang) yang dijual.

Kebenaran:
Penjualan produk sama sekali bukan penangkal bagi MLM untuk lolos dari undang-undang anti program piramid, juga bukan jawaban atas tuduhan tentang praktek perdagangan yang tidak sehat (unfair) sebagaimana dinyatakan dalam undang-undang negara bagian maupun federal. MLM bisa menjadi bisnis yang legal jika sudah memenuhi prasyarat tertentu yang sudah ditetapkan oleh FTC (Federal Trade Commission) dan Jaksa Agung negara bagian. Banyak MLM jelas-jelas melanggar ketentuan tersebut dan sementara ini tetap beroperasi karena belum ada yang menuntut. Ketentuan pengadilan baru-baru ini menetapkan angka 70% untuk menentukan legalitas MLM. Maksudnya, minimal 70% produk yang dijual MLM harus dibeli oleh konsumen non-distributor. Ketentuan ini tentu saja akan membuat hampir semua MLM masuk kategori melanggar hukum. Para pelaksana MLM terbesar mengakui bahwa mereka hanya menjual 18% produknya ke non-distributor.

10 Kebohongan Besar Multi Level Marketing
Bisnis MLM tumbuh dan perusahan-perusahaan MLM pun bermunculan.Kegiatan penarikan anggota ada di mana-mana. Akibatnya, terkesan seolah-olah bisnis ini merupakan gelombang bisnis masa depan, model bisnis yang sedang mendapatkan momentum, semakin banyak diterima dan diakui secara legal, dan sebagaimana yang digembar-gemborkan oleh para penggagasnya, MLM akan menggantikan sebagian besar model pemasaran dan penjualan jenis lain. Banyak orang menjadi percaya dengan pengakuan bahwa keberhasilan dapat diperoleh siapa saja yang secara setia mengikuti sistem ini dan menerapkan metode-metodenya, dan bahwa pada akhirnya semua orang akan menjadi distributor MLM.

Dengan pengalaman selama 14 tahun di bidang konsultan korporat untuk bidang distribusi dan setelah lebih dari 6 tahun melakukan riset dan menulis mengenai MLM, saya berhasil mengumpulkan informasi, fakta, dan masukan-masukan yang menunjukkan bahwa bisnis MLM pada dasarnya adalah kebohongan pasar bebas. Hal ini bisa dianalogikan dengan menyebut pembelian tiket lotere sebagai “usaha bisnis” dan memenangkan hadiahnya sebagai ” pendapatan seumur hidup bagi siapa saja”. Validitas pernyataan industri MLM tentang potensi pendapatan si distributor, penjelasannya yang mengagumkan tentang model bisnis jaringan, dan pengakuannya tentang penguasaan dalam distribusi produk adalah persis seperti validitas penampakan makhluk UFO.

Legalitas sistem MLM hanya didasarkan pada sebuah keputusan pada tahun 1979 untuk satu perusahaan. Petunjuk pelaksanaan secara legal yang dikemukakan dalam keputusan tersebut secara terus-menerus diabaikan oleh pelaku industri MLM. Kurangnya aturan maupun pemantauan oleh pihak yang berwenang juga menjadi sebab kenapa industri ini tetap bertahan walaupun ada beberapa tuntutan oleh Jaksa Agung negara bagian maupun Komisi Perdagangan Federal.
Prestasi ekonomi MLM selalu ditandai dengan angka kegagalan yang tinggi dan kerugian finansial bagi jutaan orang.

Struktur MLM, di mana posisi pada rantai penjualan yang tak berujung dicapai dengan cara menjual atau membeli barang, secara matematis tidak bisa dipertahankan. Juga, system MLM yang memungkinkan direkrutnya distributor dalam jumlah tak terbatas dalam suatu kawasan pemasaran jelas-jelas tidak stabil. Bisnis inti MLM, yakni penjualan langsung, berlawanan dengan trend dalam teknologi komunikasi yakni distribusi yang cost-effective (berbiaya rendah), dan ketertarikan membeli pada pihak konsumen. Kegiatan penjualan secara eceran dalam MLM pada kenyataannya merupakan topeng dari bisnis utamanya, yaitu menggaet pemilik uang (investor) ke dalam organisasi pyramid yang menjanjikan pertumbuhan pendapatan yang berlipat-ganda.

Sebagaimana pada semua program piramid, pendapatan para distributor di posisi puncak dan keuntungan para perusahaan pemberi sponsor berasal dari masuknya para investor (penanam uang) baru secara terus-menerus di tingkat bawah. Jika dilihat secara kasar dari segi keuntungan perusahaan dan kekayaan kelompok elite di posisi puncak, model MLM akan tampak seolah-olah tidak akan ada matinya bagi, persis seperti program pyramid sebelum akhirnya tumbang atau dituntut oleh pihak berwenang. Konstituen atau penopang utama industri MLM bukanlah publik konsumen namun para penanam uang yang menaruh harapan.

Pasar bagi para penanam uang ini tumbuh subur di saat-saat terjadinya perubahan ekonomi, globalisasi, dan PHK karyawan. Janji-janji tentang perolehan finansial dengan mudah serta kaitan antara kekayaan dengan kebahagiaan tertinggi juga berperan besar dalam kondisi pasar ini. Karenanya, arah pemasaran MLM ditujukan terutama kepada calon (prospek) distributor, bukannya berupa promosi produk ke para pembeli. Produk MLM yang sesungguhnya bukanlah jasa SLJJ, vitamin, atau krim kulit, namun program investasi bagi para distributor yang secara menyesatkan digambarkan dengan pendapatan tinggi, penggunaan waktu sedikit, modal kecil, dan sukses dalam waktu singkat.
Berikut ini foto foto yg konyol yang pernah di publikasikan di publik sosmed





Ditulis oleh:
Robert L. Fitzpatrick is co-author with Joyce K. Reynolds of the newbook, False Profits: Seeking Financial and Spiritual Deliverance in Multi-Level Marketing and Pyramid Schemes, published by Herald Press in Charlotte, NC ISBN: 0-9648795-1-4)

Tuesday, 16 June 2015

TERUNGKAP!!!!!!! CARA MEMPERTAJAM KEMBALI HAFALAN DAN INGATAN OTAK ANDA





  Otak manusia sebenarnya bisa diibaratkan dengan memori pada sebuah komputer atau laptop, pada otaklah segala file ingatan tersimpan dengan rapi, otak manusia secara tabi’at akan mengalami penurunan kinerja dan efektifitas seiring dengan bertambahnya umur dan berjalannya waktu. Di usia senja seorang akan mengalami penurunan kinerja sebagian besar anggota tubuhnya termasuk otak yang merupakan elemen penting penyimpan data ingatan tadi.
  Namun para ahli kesehatan memberikan beberapa trik dan tips yang bisa mempertajam dan melatih ingatan agar terus terasah yang pada gilirannya akan membuatnya “awet” dan bekerja secara efektif dalam jangka waktu yang lama (sampai usia senja).
Apa saja hal-hal yang bisa memperkuat dan mempertajam ingatan itu? Berikut ulasannya :
1. Rajin Berolahraga dan Melakukan Kegiatan Fisik
  Tubuh yang dibiasakan melakukan aktifitas dan kegiatan fisik akan menstimulus serta merangsang otak untuk bekerja lebih aktif, lakukan olah raga ringan atau kegiatan fisik dengan rutin setiap hari semisal membersihkan atau merapikan rumah, atau memandikan kendaraan anda demi otak yang memilki ingatan tajam dan awet.
2. Pelajari Hal-Hal Baru
  Ini adalah salah satu cara paling ampuh untuk mempertajam ingatan pada otak Anda, saat Anda mempelajari hal baru semisal mempelajari bahasa tertentu yang belum pernah Anda pelajari sebelumnya atau mempelajari hal-hal lain yang sifatnya baru, anda sedang memaksa otak anda untuk menerima tantangan baru, hal ini akan menstimulus otak untuk membuat jalur baru pada bagian neuron, hal yang tentunya membuat otak lebih tajam dalam mengingat.
3. Bertemu Dengan Teman Yang Baru
  Ketika Anda mendapatkan teman baru, otak Anda sebenarnya sedang dipaksa untuk melakukan entrydata baru mengenai orang yang baru Anda kenal dan temui, hal ini tentu akan membuat otak Anda beraktifitas dan bekerja yang pada gilirannya membuat otak Anda semakin sehat dan tajam.
4. Gizi dan Nutrisi yang Cukup
  Semua orang mengetahui bagaimana gizi dan nutrisi yang cukup mempunyai peranan yang amat penting dalam menunjang kesehatan tubuh termasuk otak seseorang, sehingga asupan gizi yang bagus amat bagus untuk menunjang kinerja dan efisiensi kerja otak.
5. Istirahat yang Cukup
  Saat seseorang sedang beristirahat atau tidur berarti saat itu ia sedang memberikan peluang bagi otaknya untuk beristirahat dari segala aktifitasnya, hal ini tentu akan menambah kesehatan otak yang pada gilirannya menambah ketajaman dan efektifitas kerjanya di saat anda membutuhkannya untuk mengingat.
  Demikianlah beberapa cara yang dapat mempertajam ingatan dan hafalan otak Anda kembali. Semoga bermanfaat ….
Sumber : www.blog.atutor.org

Tuesday, 9 June 2015

9 ALASAN LOGIS MENGAPA BELUM MENIKAH DIUSIA 20 - AN ? Bukanlah Hal yang Perlu Kamu Takutkan

Oleh : Priscilla Silaen



“Sekarang sudah lulus kuliah, kapan mau kenalin calonnya nih?”
Kamu (dalam hati): “Calon yang mana… Hahaha.”

Tidak dapat dipungkiri. Setelah menginjak kepala dua, berbagai pertanyaan tentang rencana pernikahan akan semakin sering mampir di telinga. Saking seringnya, bahkan kamu yang tadinya santai dan tidak menargetkan kapan akan menikah mulai gerah dan jika memang bisa ingin segera mendapatkan pendamping hidup.
Bukan hanya karena gempuran pertanyaan, deretan undangan pernikahan yang bertubi-tubi datang membuatmu bertambah semangat untuk segera menemukan tambatan hati. Rasanya, tak ada yang kamu inginkan kecuali menemukan dia yang bisa menggenapi. Menghelat akad nikah atau pemberkatan di Gereja menjadi agenda hidup yang kini mati-matian kamu perjuangkan.

''Namun benarkah kamu harus sebegitu khawatirnya saat pernikahan belum juga terlaksana di usiamu yang kepala dua?''

1. Bisa jadi, orang tuamu memang sudah ingin        menimang cucu. Namun bukankah mereka akan  bangga juga dengan kecemerlangan karier dan  prestasi pendidikanmu?



Salah satu alasan orangtua meminta anaknya menikah di usia muda adalah karena mereka ingin segera menimang cucu. Dengan semakin senjanya umur, tentu ada ketakutan hilangnya kesempatan mereka untuk melihat cucu tercinta. Maka dari itu, jangan gerah saat orangtua semakin sering mendesakmu untuk menikah dan memiliki anak sendiri.
Namun bila memang dia yang dirasa tepat belum juga datang, janganlah memaksa untuk menikah. Di masa ‘penantian’ ini, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan. Apalagi dengan usia mudamu, kamu masih besar mengejar aneka kesempatan mulai dari beasiswa belajar di negara orang, bekerja di perusahaaan impian, sampai merealisasikan membangun bisnis sesuai keinginan. Bukankah ini juga prestasi yang membanggakan?

2. Status yang masih sendiri memungkinkanmu  untuk bebas berpetualang, tanpa perlu izin suami  atau kompromi dari istri



Ketika nantinya kamu sudah memiliki pasangan hidup, tentu ada aturan-aturan yang membuatmu tidak bisa lagi sebebas dulu. Untuk itu masa sebelum menikah adalah saat paling tepat untuk melakukan berbagai hal termasuk pula melakukan pelesiran. Puaskanlah hasrat mudamu untuk menyambangi berbagai tempat yang menarik perhatian.
Meski nantinya setelah pernikahan kamu tetap saja bisa melakukan perjalanan, namun berjalan-jalan dengan statusmu yang masih sendiri akan memberi kesan tersendiri. Kamu tidak perlu memusingkan izin dari pasangan, berpikir tentang biaya travelingberdua yang pastinya tidak smeurah pergi sendiri, atau pekerjaan rumah tangga yang mesti dirampungkan.

3. Karena menikah sebaiknya hanya dilakukan  sekali, justru saat-saat ini bisa kamu manfaatkan  untuk mencari dia yang paling menggenapi



Ketika sudah menikah nanti, apapun kekurangan dan kelebihan pasangan harus bisa diterima dengan hati lapang. Kamu tidak mungkin lagi meninggalkannya begitu saja ketika mengetahui sifat-sifatnya yang tidak kamu suka. Karena itulah mencari pasangan yang dirasa paling tepat harus dilakukan sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah.
Manfaatkanlah masa muda untuk melakukan ‘petualangan cinta’ demi menemukan dia yang benar-benar kamu damba. Tidak ada salahnya jika kamu beberapa kali harus merasakan perihnya patah hati, sampai kamu memahami orang seperti apa sih yang sebetulnya paling kamu nanti. Jangan hanya karena faktor usia, membuatmu harus menikah dengan orang yang sebenarnya tidak kamu yakini.

4. Mumpung masih muda dan karier sedang bagus-  bagusnya, kamu bisa menabung demi kehidupan  keluarga yang lebih nyaman nantinya



“Menikah memang tidak harus menunggu ketika sudah mapan secara finansial. Tapi kalau bisa dilakukan, bukankah ini akan lebih menguntungkan?”

Kamu tentu tidak harus mewajibkan diri akan melamar atau menerima lamaran setelah tabunganmu penuh dengan pundi-pundi uang. Tapi kalau memang pasangan hati yang kamu ingin belum datang, kamu bisa menggunakan waktu yang tersedia untuk memantaskan diri termasuk juga dari segi finansial.
Dengan karier yang tengah dirintis, tidak salah kok kalau kamu mulai memikirkan membeli tempat tinggal. Kamu pun jadi lebih leluasa memikirkan tabungan hari tua atau mungkin mulai menabung untuk membeli kendaraan kelak. Persiapkanlah segala kebutuhan keluargamu nantinya agar kehidupan rumah tangga menjadi lebih nyaman nantinya.

5. Menikah bukan hanya soal mendapatkan  pasangan. Dengan usia yang semakin matang,  kamu memiliki waktu lebih untuk mempersiapkan  mental



Kehidupan pernikahan yang nantinya dijalani, akan sarat dengan berbagai tantangan yang harus dilewati. Sebagai dua orang dengan isi kepala berbeda, tentu tidak mudah menyatukan pendapat saat sedang menyelesaikan masalah. Mungkin kamu yang lebih santai akan merasa bingung sendiri ketika pasanganmu yang punya sifat panikan akan stres menghadapi masalah yang datang.
Di sinilah mentalmu diuji. Kalau kamu memangkan ego sendiri, kemungkinan besar pertengkaran akan sering pecah di antara kalian. Biasanya pernikahan yang dilakukan saat usia mudalah yang rawan berhadapan dengan masalah seperti ini. Untuk itu selagi masih muda persiapkan mental kalian agar nantinya bisa lebih kuat menghadapi masalah di perkawinan kalian.

6. Setelah menikah, kamu harus berbagi dengan pasangan dan anak. Karena kamu belum terikat, manfaatkan saja kesempatan ini untuk lebih mengenal diri lebih dekat



Membagi waktu dan energi yang kamu punya adalah salah satu konsekuensi dari kehidupan berkeluarga. Mengutamakan prioritas pasangan atau bahkan anak pasti kamu lakukan demi melunasi kewajibanmu sebagai istri atau suami. Waktu untuk memanjakan diri sendiri atau sekedar melakoni hobi akan akan banyak berkurang.
Karena itulah belum menikah di usia 20-an sebetulnya akan memberimu banyak keuntungan. Menjalani berbagai hobi dan kesukaan yang membuatmu bisa mengenali diri sendiri masih bebas dilakukan. Dengan tidak banyak batasan, kamu bisa semakin mengakrabi sehingga kamu semakin memahami apa yang sesungguhnya kamu suka dan tidak sukai.

7. Kamu memang belum punya bayi dari rahimmu sendiri. Namun sekarang, kamu bisa membantu merawat sepupu ataukeponakanmu demi jadi ibu yang lebih baik nanti


Memiliki bayi sendiri yang lucu tentu menjadi dambaan bagi setiap pasangan yang menikah. Sudah terbayang pasti di kepalamu, mengurus dan membesarkan buah hati sendiri. Namun kalau memang belum bisa bukan berarti kamu tidak boleh melatih insting keibuanmu. Kamu bisa melatih kepiawaian sebagai seorang ibu dengan mengurus sepupu atau keponakanmu.
Mulai dari mengganti popok, membuatkan susu, atau malah menenangkannya kala menangis bisa kamu lakukan demi melatih diri menjadi ibu jempolan ke depan. Kamu yang sudah terbiasa mengurus anak nantinya, akan lebih mudah menjalankan peran sebagai ibu di masa mendatang.

8. Banyak yang menganggap kehidupan setelah  menikah akan otomatis lebih indah. Padahal, di  balik setiap pernikahan yang sukses bertahan pasti  ada kerja keras dan kompromi besar




Tentu tidak salah bila kamu mengharapkan kebahagiaan setelah menikah. Apalagi bila kamu menikah dengan dia yang benar-benar dicinta. Tapi bila kamu hanya membayangkan kegembiraan, pada kenyataannya kehidupan pernikahan tidaklah selalu melewati jalan mulus. Bahkan sesekali ada jalan terjal yang mengancam kelangsungan hidup pernikahan.
Banyak pernikahan yang gagal disebabkan karena ekspektasi yang terlalu tinggi. Ketika harapan tersebut tidak terpenuhi, mereka akan sangat kecewa dan memutuskan berpisah saja. Satu hal yang perlu kamu camkan di kepala bahwa pernikahan yang berhasil tidak terjadi dengan gampangnya. Ada kemauan untuk bekerja sama, saling mengerti, dan pastinya mau mengalah demi keutuhan rumah tangga.

9. Tidak ada hal baik yang bisa dihasilkan dari terburu-buru. Kadang, keputusan terbaik memang untuk menunggu

Kamu mungkin sudah membayangkan betapa nikmatnya menjalani biduk rumah tangga, memiliki anak, dan hidup bersama keluarga kecilmu. Desain pesta pernikahan ideal bahkan cara menjadi istri yang baik telah khatam kamu dengarkan dari mereka yang berpengalaman. Rasanya jika bisa, kamu ingin ‘memaksa’ Tuhan untuk mempertemukan dengan dia yang ditakdirkan.
Namun satu hal yang perlu kamu diingat, bahwa tidak ada hal baik yang dilakukan terburu-buru. Kamu tidak perlu terpaku memikirkan pendapat orang atau jengah karena satu persatu temanmu telah menemukan tambatan hati mereka. Percayalah bahwa akan tibanya waktu kamu bertemu dengan seseorang yang bisa menjadi sebaik-baiknya pendamping hidup yang Tuhan izinkan.
 Pada akhirnya menikah bukanlah pertandingan yang membuat orang harus berkompetisi demi mencapai garis akhir. Setiap manusia telah memiliki takdirnya tersendiri. Untuk itu selagi menanti kamu dan dia sama-sama dipertemukan, pantaskan dirimu sebaik-baiknya.
Setiap pernikahan itu haruslah diniati Karena ALLAH untuk beribadah kepada NYA , bukan demi nafsu belaka. Jangan lah bersedih hati ya.....jika Kita mendapatkan jodoh diatas usia 20-an , karena RIZKI, JODOH,maupun AJAL manusia itu sudah diatur dan merupakan RAHASIA ALLAH.Dan dalam AL QUR'AN  telah dijelaskan bahwa seluruh makhluk ALLAH yang diturunkan ke Bumi ini mereka semua berpasang-pasangan.

Sumber : www.hipwee.com



Monday, 8 June 2015

KECERDASAN BANGSA YAHUDI

Oleh : Mansyur Pribadi
APASIH kecerdasan itu? Perihal cerdas; kesempurnaan perkembangan akal budi, kepandaian dan ketajaman pikiran (Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1994:186). Jadi, tulisan ini akan mengungkap secara singkat, tentang tingkat kepandaian dan ketajaman pikiran bangsa Yahudi.
Tidak sedikit daftar pustaka menyajikan secara lugas, tentang tingkat kecerdasan orang-orang Yahudi yang sangat menakjubkan. Dan bahkan, tak akan terkalahkan oleh seluruh umat manusia di belahan dunia manapun. Mengapa demikian? Karena kecerdasan bangsa Yahudi jaminan dari Sang Maha Pencipta di dalam al-qur’an. Bahwasanya Allah menciptakan Bani Israel (Yahudi), mengungguli seluruh bangsa di belahan dunia ini.

Jadi, kecerdasan bangsa yahudi itu pemberian dari Allah swt yang Maha Pandai. Maka tak heran, sejak dulu hingga kini kecerdasan bangsa Yahudi, paling di akui di dunia ketimbang dengan kecerdasan bangsa-bangsa lain. Sejarah telah mengukir dengan tinta emas, bahwa kecerdasan bangsa Yahudi belum ada golongan dari manapun, yang mampu menandingi dan melampui prestasi yang telah ditorehkan oleh bangsa minoritas dunia itu.
Sejumlah fakta ilmiah yang dapat kita jadikan alasan, bahwa bangsa Yahudi memang super jenius. Faktanya: 1) Bangsa Yahudi memiliki IQ (Intellectual Quetient), yaitu orang yang memiliki tingkat inteligensi yang tinggi (IQ 140 ke atas atau sekitar enam kali tingkat kecerdasan bangsa non Yahudi). Istilah ini juga dipakai untuk seseorang yang memiliki bakat kemampuan luar biasa yang dikenal oleh masyarakat; genius.
Dengan tingkat kecerdasan seperti diatas, maka tak heran bila Mark Zuckerberg telah berhasil mendirikan Facebook dan dikagumi milyaran umat manusia di belahan dunia manapun. Termasuk Larry Page dan segey Brian, juga mereka telah berhasil menciptakan situs Google.com pencari data terakbar di dunia saat ini.
2) Kecerdasan bangsa Yahudi yang mengungguli 99,99% seluruh penduduk dunia. Padahal, jumlah orang Yahudi di muka bumi ini hanya kisaran 2/10 atau sekitar  0,2 dari penduduk bumi. Jadi, orang Yahudi termasuk kelompok minoritas yang mendiami bumi ini, hanya lebih kurang 1% dari total seluruh umat manusia yang bermukim di bumi saat ini. Yaitu, hanya 14 juta orang. Dari jumlah itu, tujuh juta orang bermukim di Amerika Serikat, lima juta orang di kawasan Asia, dua juta orang di benua Eropa dan seratus ribu orang di Afrika.

Melihat bangsa Yahudi yang tersebar di berbagai benua itu, dapat diperkirakan, bahwa setiap satu orang dari bangsa Yahudi yang bermukim di sebuah wilayah, Ia harus berkompetisi dengan seribu orang dari golongan non Yahudi. Walaupun demikian, bangsa Yahudi di setiap wilayah dimana mereka berdomisili tetap lebih unggul,  karena tingkat kecerdasan otaknya yang  oke. 
Maka tak heran, bangsa Yahudi sangat unggul dalam bidang IPTEK. Tidak sedikit bangsa Yahudi yang telah berhasil memenangkan  29% hadiah Nobel dalam bidang sastra, kedokteran, fisika dan kimia pada paruh kedua abad ke-20. Insan-insan Yahudi yang berprestasi itu tersebar diseluruh dunia, justru tumbuh cerdas, berprestasi dan mengalahkan etnis  lain, di tengah-tengah tekanan sosial, diskriminasi dan penindasan.
 3) Generasi super cerdas dari golongan Yahudi itu, mereka berada di negara maju. Pada tahun 1954 sekolah publik New York City di Negara Adidaya, sempat dikejutkan dengan keberadaan 28 orang  anak, yang di bawah umur 15 tahun memiliki IQ 170. Yang mengagetkan adalah, 24 orang dari mereka ternyata anak-anak dari keturunan Yahudi. Mereka menguasai ilmu kodokteran, hukum, keuangan, sastra, seni kreatif, media dan lain-lain.
4) Jika dibandingkan dengan bangsa Eropa, Bangsa Yahudi jauh lebih unggul. Sebuah hasil penelitian yang dilakukan oleh Cochran seorang psikolog, menemukan bukti bahwa orang Yahudi memiliki IQ rata-rata 107,5 hingga 115. Tingkat kecerdasan tersebut, mengungguli tingkat kecerdasan bangsa Eropa, yang tingkat kecerdasannya hanya mencapai 100, itupun amat langka dijumpai di kalangan mereka. Termasuk tingkat kecerdasan anak-anak negeri ini kisarannya hanya 90 s.d 100, tentu tidak akan mampu menyamai tingkat kecerdasan bangsa Yahudi yang mencapai hingga 170.
Orang-orang yahudi yang berpengaruh di dunia
1. Mike Lazaridis, adalah penemu Black Berry yang dinikmati milyaran umat manusia saat ini. Ia lahir tanggal 14 Maret 1961 di Istanbul Turki. Mike Lazaridis, adalah bangsa Yahudi yang sukses dalam dunia usaha. Saat ini, oleh media cetak dan internet Ia termasuk orang yang paling penting dan berpengaruh bagi masyarakat dunia.
2. Larry Page
Biografi Larry Page. Larry Page adalah salah seorang pendiri Google, dan saat ini sebagai Presiden Produk-produk Google Inc. Lawrence E. Page lahir tahun 1973 di Lansing, Michigan dari orang tua Carl Vincent Page, adalah seorang profesor ilmu komputer di Universitas Michigan dan Gloria Page, yang merupakan guru pemrograman komputer di Universitas Michigan.
Setelah lulus dari East Lansing High School, ia belajar dan mendapatkan gelar Bachelor of Science di bidang rekayasa komputer dari University of Michigan. Lalu Ia melanjutkan studi program Master di Universitas Stanford.
Sementara belajar di Universitas Stanford, Page diperkenalkan 
kepada Sergey Brin. Keduanya tidak memulai sebagai teman, sepertinya tidak setuju pada kebanyakan topik pembicaraan. Tetapi, akhirnya menemukan sebuah subjek yang menjadi sangat menarik bagi mereka berdua. Dengan mengambil topik, “Informasi Dari Kumpulan Data Besar”.
Pasangan ini kemudian menulis secara luas, apa yang  dianggap sebagai kontribusi mereka, kertas kerja yang disebut "The Anatomy of a Large-Scale Hypertextual Web Search Engine". sejak itu menjadi makalah mereka, satu dari sepuluh makalah ilmiah paling banyak diakses di Stanford University.
setelah mereka mulai bekerja pada sebuah proyek yang kemudian menjadi mesin pencari Google. Setelah mencoba menjual gagasan namun gagal, mereka menulis rencana bisnis dan membawa total investasi awal hampir $ 1 juta untuk memulai perusahaan mereka sendiri.
September 1998 Google Inc dibuka di Menlo Park, California. Perusahaan tumbuh begitu cepat dan mendapatkan begitu banyak karyawan beberapa kantor di Relokasi karena kurangnya ruang, akhirnya Google Inc menetap di tempat yang sekarang di sebut Mountain View, California.
Selama beberapa tahun berikutnya, google yang dipimpin oleh Larry dan Sergey Google membuat banyak inovasi dan ditambahkan ke daftar produk dan karyawan (hampir 5.000 tahun 2006). Oktober 2004 Google mengumumkan hasil kuartal pertama mereka sebagai sebuah perusahaan yang ditawarkan publik, dengan mencatat penerimaan sebesar $ 805.9 juta.
Pada tahun 2005, Page telah diperkirakan memiliki kekayaan senilai US $ 12 miliar dan menjadi orang urutan ke enambelas dalam daftar majalah Forbes dan membuatnyamenjadi orang ke-27 orang terkaya di dunia.Pada tahun 2002, Larry bernama Forum Ekonomi Dunia Global Leader for Tomorrow. Ia adalah anggota National Advisory Committee (NAC) untuk Universitas Michigan College of Engineering, dan bersama-sama dengan Co-Founder Sergey Brin, Larry mendapat penghargaan Marconi Prize pada tahun 2004. Dia adalah wali direksi dari X PRIZE, dan terpilih menjadi anggota National Academy of Engineering pada tahun 2004. (*) 
Sumber: Buku “MRC belajar orang yahudi” & www.kolom-biografi.blogspot.com dari www.investingvalue.com› Business Profiles. Di terjemahkan “Nurdyansa”.
 *) Penulis: Pendidik & pemerhati masalah sosial